Rencana Awal saya dalam beternak kelinci yaitu memelihara 100 ekor indukan kelinci lokal/ Pedaging. Alasanya kenapa memulai usaha dengan kelinci lokal :
1. harganya relatif lebih murah dari kelinci hias.
2. Modal awal jadi lebih murah.
3. Penyerapan di pasar juga lebih cepat karena kelinci lokal bisa dimiliki oleh semua kalangan dengan harga yang terjangkau.
Setelah 1 minggu pembuatan kandang, datang indukan gelombang pertama 50 ekor kelinci lokal. Ternyata untuk kelinci lokal tersebut ada beberapa ekor jenis bligon (postur lebih besar), silangan dengan Fuzzy lop (kupingnya turun), silangan anggora (berbulu tebal) juga warna bulu 'satin'.
Setelah berdiskusi dengan partner saya, untuk indukan gelombang ke-2 saya putuskan untuk mencampur beberapa ekor jenis kelinci hias, dengan rincian 40 lokal, 6 Fuzzy lop, 3 English anggora, 3 rex.
Untuk perbandingan jantan betina awalnya kami berencana mengambil 10 jantan dan 90 betina ini sesuai usulan partner saya dengan perbandingan jantan : betina maximal 1 : 10. Namun karena dalam perkembangan kami memasukan jenis lain maka komposisi jantan betina otomatis berubah. karena untuk jenis hias (FL, EA dan Rex) masing-masing ada 1 pejantan, sementara untuk betina-nya saya belum bisa pasok lebih banyak.
Berselang 1 minggu setelah gelombang pertama, datang indukan kelinci gelombang ke-2, dengan komposisi campuran antara lokal dan hias.
Langsung saja, cekidot penampakan indukan kelincinya :
Tepat hari ini saya posting tulisan ini, saya berduka. setelah 1 minggu indukan gelombang 2 ada satu ekor yang mati. jenis lokal bligon. Penyakit dari mata keluar cairan dan tidak bisa membuka, kata partner saya itu penyakit sudah dari sana. semoga saja bisa di klaim kembalikan (return) ke pembelinya.
Dari perjalanan 3 minggu saya memulai usaha, saya mulai mengerti bagaimana dinamika menjalani usaha budidaya kelinci ini. Dari mulai rencana pembuatan kandang yg over budget, berbagai macam indukan kelinci, target produksi, pemasaran nantinya, resiko penyakit sampai kematian dari musim/cuaca, pakan dll.
Dari situ saya ambil Ibroh/pelajaran; bahwa "Tidak ada yang Mudah, dan tidak ada yang Susah"
Tidak mudah seseuai dengan yang kita bayangkan dan rencanakan, banyak tantangan dan diluar perhitungan.
Tapi juga bukan tidak mungkin, karena memang semua perlu usaha dan kerja keras.
Ya Allah, berilah kami kekuatan untuk menjalani usaha ini.
Ya Allah, berilah kami kemampuan untuk melewati rintangan yang kami hadapi.
Semoga Engkau memberikan kami kemudahan dalam mencapai target-2 yang kami canangkan.
Amien Ya Robal álamin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar