Kamis, 04 Juli 2013

Pembuatan Kandang Kelinci

Dalam hal ini saya tidak banyak mengulas pembuatan kandang secara detail teknis.  Tapi lebih ke proses pembuatan kandang secara subyektif dari sudut pandang saya.

Lokasi bakal Kandang :


Kandang kelinci ini saya rencanakan untuk 100 ekor kelinci. Jumlah ini setelah saya dan partner saya ardi pertimbangkan paling pas dalam memulai menjalankan beternak atau budidaya kelinci. Untuk ukuran kandang per ekornya saya serahkan pada ardi yaitu p x l x t : 60cm x 60cm x 50.

Untuk pembuatan kandang kelinci ini sebagian besar rangka nya saya pergunakan kayu kaso + reng, lantainya menggunakan bambu dan dinding belakang serta sekat menggunakan papan GRC mix dg bambu, pintu dengan ram kawat/strimin dibingkai dengan kayu reng, dan atapnya kebetulan ada sisa genteng metal bekas bongkaran ditambah kekuranganya dengan asbes gelombang.

Sementara dibawah lantai bambu, kami taruh pet (semacam karpet kedap air) yang berfungsi agar sisa makanan, kotoran dan urin tidak jatuh ke kelinci yang ada di bawahnya, juga berfungsi untuk mengarahkan dan menampung urin ke tempat yang kita inginkan.

Karena dalam bisnis kelinci, selain kelinci nya yang kita manfaatkan, ternyata kotoran dan urin juga bernilai ekonomis. kotoranya bisa kita pakai buat pupuk kandang, sementara urin nya bisa kita jual atau kita buat sendiri sebagai bahan baku pupuk tanaman.

Proses Pembuatan Kandang :


Pembuatan kandang ini ternyata memakan biaya yang tidak sedikit dari modal awal saya. Dari perhitungan rencana awal biaya kandang paling 30 % ternyata dalam pelaksanaanya mencapai 50% dari modal awal.

Tahap I pembuatan kandang sudah selesai, selama satu minggu siap untuk menampung 50 ekor indukan kelinci.  Untuk 50 ekor kandang tahap II untuk rangka dan lantainya juga sudah selesai, tinggal beberapa sekat, penampungan urin dan pintu yang belum selesai.

Tahap I Selesai:


Untuk lokasi kandang, sekelilingnya saya tutup dengan menggunakan bilik bambu, fungsinya selain untuk keamanan juga untuk melindungi kelnci dari terpaan angin secara langsung.  karena kelinci rentan "masuk angin"

Saat ini setelah dua minggu pembuatan kandang (hari ke -14) masih tersisa beberapa bagian yang belum selesai, karena memang untuk tahap II saya putuskan untuk penyelesaian kandang tidak lagi menggunakan 2 tukang seperti tahap I, tapi dikerjakan sendiri sama ardi disela-2 mengurus kebutuhan dan produksi kelinci di bantu beberapa anak-anak putus sekolah yang biasa nongkrong deket lokasi kandang. Sengaja memang kami merangkul mereka, dengan harapan bisa mendidik ke hal-2 yang positif.  untuk upah mereka kadang dengan memberi makan, minum + rokok dan sedikit uang jajan buat mereka.

Rencanaya dalam 2 hari kedepan akan sampai 50 kelinci tahap ke-2, pembuatan kandang kelinci pun kembali kami geber dengan mengerah kan anak-anak "rege" agar pas datang klinci sudah siap kandangnya.

Ini ane gan, lg nongkrong... :-)

Terakhir kami berharap semoga usaha ini dapat berjalan dan berproduksi sesuai dengan yang kami harapkan. Dapat bermanfaat buat saya, keluarga dan orang-orang disekitar kami.
Ya Allah, sesungguhnya kami hanya bisa berusaha, berikhtiar dan berdo'a.
Selanjutnya hasilnya kami serahkan kepada-Mu yang maha berkuasa dan berkehandak.
Amien...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar